Cara menghapus aplikasi komputer secara permanen

Cara menghapus aplikasi komputer secara permanen

Uninstall aplikasi di komputer atau laptop merupakan suatu hal yang harus kita ketahui dan pelajari sebagai user (pengguna) komputer. Pasalnya pengetahuan ini cukup penting, tidak hanya memudahkan kita dalam menggunakan komputer, namun juga bisa sebagai troubleshooting beberapa permasalahan yang muncul di komputer kita.

Cara uninstall aplikasi pada perangkat komputer sangat mudah seperti halnya anda memasang (install) aplikasi tersebut, bahkan lebih mudah. Kenapa kita harus menghapus aplikasi pada komputer ? Nah hal ini sama dengan mengapa anda memasang aplikasi komputer ? Yap tentunya saat kita memasang sebuah aplikasi di dalam komputer kita mengetahui untuk apa aplikasi itu digunakan. Tapi ada banyak aplikasi yang sebelumnya tidak pernah kita install namun ada di komputer, maka cara ini menjadi alternatif penyelesaian masalah anda, yakni uninstall aplikasi tersebut.

Lalu apa sebab kita uninstall aplikasi ? Hmmm... biasanya karena hal berikut ini:

  • Ada aplikasi yang tiba tiba sudah terpasang bisa anda copot dengan mudah
  • Ingin memperbaharui aplikasi yang digunakan
  • Aplikasi yang anda gunakan sering error
  • Adanya aplikasi yang anda yakini membawa malware 
  • Ingin menambah kapasitas sistem yang sedang limit
  • Mempercepat kinerja komputer biar nggak lemot
Itu dia kemungkinan beberapa alasan anda mencari artikel ini, tentunya banyak lagi alasan alasan yang lainnya, Next kita lanjut ke langkah langkahnya

Cara Uninstall Aplikasi Komputer

Masuk ke menu control panel, caranya buka file explorer - klik kanan This My PC/My Computer - pilih Properties - lalu klik Control Panel




Klik pada menu Programs atau langsung klik Uninstall Program



Pilih aplikasi yang ingin di hapus lalu klik kanan




Tunggu proses penghapusan berjalan, dan selesai, maka aplikasi yang anda pilih kini telah terhapus sepenuhnya.Anda dapat menghapus aplikasi lain yang tidak berguna.

Tips memilih laptop untuk programmer pemula

Tips memilih laptop untuk programmer pemula

Berikut ini tips memilih laptop yang sesuai bagi seorang programmer pemula


Laptop menjadi alat yang sangat penting dan wajib dimiliki oleh seorang programmer untuk membuat suatu produk aplikasi yang ingin dibuatnya, saat ini laptop sudah berkembang dengan berbagai macam varian dan spesifikasi. Namun untuk memilih laptop bagi seorang programmer harus benar benar dicermati akan kebutuhan, untuk itu sebelum kamu membeli laptop ada baiknya untuk mencari informasi mengenai produk yang akan dibeli, sehingga tidak menyesal dikemudian hari. Berikut ini hal hal yang harus diperhatikan sebelum membeli laptop bagi seorang programmer.


1.Ukuran Laptop

Ukuran laptop di pasaran berbeda-beda. Ukuran berbeda-beda ini sebenarnya sangat tergantung pada aktivitas sang pengguna itu sendiri. Jika kamu sering berpergian dan jarang diam di tempat, maka ukuran laptop yang cocok dengan kamu adalah 13 hingga 14 inci. Ukuran tersebut umumnya kecil sehingga mudah disimpan ke dalam tas. Untuk kamu yang tidak terlalu sering pindah-pindah, maka ukuran laptop bisa lebih tinggi seperti ukuran 15 inci. Hal ini tidak menjadi prioritas utama bagi kamu, kamu bisa memilih sesuai dengan selera dan kebutuhan saja.

2.Layar

Ukuran layar kerap dianggap sepele oleh beberapa orang. padahal kenyaman mata dengan layar laptop sangatlah berpengaruh. Pada umumnya laptop memiliki resolusi sekitar 1366px x 768px. Untuk ukuran tersebut, bagi programmer masih belum cukup. Ukuran layar yang ideal untuk programmer adalah 1920px x 1080px. Ukuran tersebut cukup nyaman saat dilihat oleh mata kita. Terutama saat melakukan multitasking atau untuk melihat tulisan di dalam layar. Hanya saja, jika anggaran anda tidak mencukupi, sebaiknya pilihlah ukuran layar yang membuat mata kamu nyaman. Sebab, hal itu jauh lebih penting.

Catatan :
Multitasking atau tugas ganda adalah istilah dalam teknologi informasi yang mengacu pada sebuah metode dimana banyak pekerjaan atau dikenal juga sebagai proses diolah dengan menggunakan sumber daya Central Processing Unit CPU yang sama.

3. Processor

Processor pada laptop maupun komputer memiliki peran yang sangat penting. Jika kita analogikan, processor adalah otaknya sebuah komputer maupun laptop dalam menerima informasi, menjalankan perintah, dan lain-lain. Untuk bagian processor ini, minimal pilhlah Intel Core i3. Namun, jika kamu memiliki anggaran yang terbatas, Intel Dual Core pun sudah cukup untuk menjalankan programming.

4. RAM

Lancar atau tidaknya sebuah laptop dipengaruhi juga oleh kapasitas RAM komputernya. Fungsi RAM adalah untuk menjalankan aplikasi maupun software di dalam laptop. semakin besar kapasitas RAM yang ada, maka semakin lancar sebuah program. Pada umumnya, kapasitas RAM yang paling standar untuk menjalankan laptop adalah 2GB. Akan tetapi, jika kamu ingin menjadi seorang programmer dengan pekerjaan yang cukup berat, maka kapasitas RAM yang dipakai minimal 6 GB atau lebih. Perlu diperhatikan juga bahwa carilah laptop yang memiliki dua slot RAM. Sebab, kamu dapat mengupgrade RAM nya saja sehingga dapat meminimalisir pengeluaran.

5. Harddisk

Komponen komputer lainnya yang tidak kalah penting adalah Harddisk. Fungsi harddisk adalah untuk menyimpan berbagai macam data di dalam laptop. data-data tersebut bisa bermacam-macam. Mulai dari file-file projek , data aplikasi, data software, hingga Sistem Operasi Komputer. Nah, untuk Harddisk ini, tentunya kamu harus memilih  kapasitas Harddisk yang besar. Minimal laptop harus memiliki kapasitas Hardisk sebesar 1TB (1 Terabyte). Ukuran tersebut sangat ideal mengingat projek program-program yang dibuat pada umumnya selalu besar.

Apabila kamu memiliki budget yang lebih, usahakan pilihlah laptop yang mensupport SSD. Kelebihan SSD dibandingkan Harddisk cukup terlihat, mulai dari sisi performa hingga kapasitasnya. Hanya saja SSD jauh lebih mahal dibandingkan Harddisk. Maka dari itu, unuk bagian ini, kembali ke anggaran yang kamu punya.

6. Keyboard

Lagi-lagi hal sepele yang sebenarnya sangat pening untuk diperhatikan. Tugas seorang programmer adalah membuat bahasa program. Hal itu tentunya sangat erat hubungannnya dengan bagian keyboard. Keyboard yang nyaman untuk melakukan coding juga dapat memengaruhi kinerja programmer. Oleh sebab itu, pastikan saat kamu menyentuh keyboard, kamu merasa nyaman dan mudah menekannya sehingga tidak terjadi typo saat melakukan coding.

7. Sistem Operasi

Untuk Sistem Operasi pada laptop, biasanya memiliki tiga jenis. Pertama Linux, kedua Windows, dan ketiga OS X. Ketiga sistem operasi tersebut umumnya bisa digunakan untuk melakukan programming. Hanya saja, untuk kasus apliaksi-aplikasi buatan Apple, hanya bisa dilakukan pada sistem operasi OS X. Ditambah lagi, laptop yang digunakan pun haruslah berjenis Macbook. Jadi, kita bisa simpulkan bahwa jika kamu ingin membuat aplikasi-aplikasi dari Apple, gunakanlah laptop berjenis Macbook. Sedangkan untuk jenis aplikasi seperti android, aplikasi berbasis java, web programming, maka laptop dengan sistem operasi Linux maupun Windows dapat menjalankannya.

Nah itulah dia hal hal yang harus kamu teliti dan perhatikan sebelum membeli laptop, khususnya bagi kamu yang mengawali atau sedang mempelajari bahasa pemrograman, semoga artikel ini dapat menjadi refrensi bagi kamu. 


Cara konversi dokumen excel, word, & power point menjadi PDF dan sebaliknya

Cara konversi dokumen excel, word, & power point menjadi PDF dan sebaliknya

Cara mengkonversi atau merubah file dokumen baik excel, word bahkan power point menjadi PDF (Portable Document Format) bisa dilakukan dengan mudah, hal ini dapat anda lakukan secara online dan offline. Namun bagi anda yang belum mengetahui cara ini tentunya mengalami kebingunan dan kesulitan.

Cara Konversi Dokumen Secara Online dan Offline

Nah untuk kedua cara ini tentunya tidak memiliki perbedaan yang besar dari segi hasil konversi, namun memiliki perbedaan pada prosesnya, jika menggunakan cara online maka anda harus menyiapkan koneksi internet yang stabil selama proses konversi berlangsung.

Beda halnya jika kita menggunakan cara offline, yang hanya dilakukan adalah menginstall aplikasi microsoft office versi 2010 ke atas. Namun jika kamu tidak menggunakan versi ini melainkan menggunakan versi office 2007 tidak perlu khawatir, karena kita bisa menggunakan software pihak ketiga yang bernama nitro pro yang dapat diunduh secara gratis di internet.

Cara Konversi Dokumen Excel, Word & Power Point Secara Online

Hal yang perlu kamu lakukan hanyalah menyiapkan file dokumen yang akan dikonversi, lalu kemudian buka alamat situs ini https://smallpdf.com/ 

https://smallpdf.com/
Tampilan Situs 

Jika anda ingin mengkonversi dokumen word ke pdf, maka pilih menu Word to PDF, begitu juga jika anda ingin mengkonversi dokumen yang lain. Yang menarik dari situs ini adalah menyediakan konversi foto ke PDF juga dan dapat mengedit dokumen sesuai dengan kebutuhan.

Selain situs Smallpdf anda dapat menggunakan situs lain yang tersedia, diantaranya seperti


Cara Konversi Dokumen Excel, Word & Power Point Secara Offline

1. Menggunakan Aplikasi Microsoft Office 

Langkah yang perlu anda lakukan hanyalah menyiapakan dokumen yang akan dikonversi kemudian menyimpan baru (Save As) dokumen dengan format PDF, 


Catatan:

"Jika anda ingin mengkonversi dokumen excel dan power point langkahnya sama seperti di atas, dengan cara Save As kemudian pilih PDF"

2. Menggunakan Aplikasi Nitro Pro

Cara kedua adalah dengan menggunakan aplikasi Nitro Pro, dengan menggunakan aplikasi ini anda dapat mengkonversi file dokumen yang diinginkan menjadi PDF, ditambah lagi aplikasi ini mampu mengkonversi file PDF menjadi dokumen word, excel dan power point. 

Bagi yang belum mempunyai aplikasi ini dapat unduh di

Cara memperbaiki hardisk rusak & bermasalah

Cara memperbaiki hardisk rusak & bermasalah


Hardisk merupakan perangkat keras (hardware) dalam komputer atau laptop yang memiliki fungsi utama sebagai media penyimpanan secara permanen, hardisk biasanya berbentuk kotak dan didalamnya terdapat piringan tempat data data kita tersimpan. Tentu saja sebagai media peyimpanan, tak jarang hardisk memiliki berbagai macam kendala seperti sangat lambat, tidak terbaca, lambat atau gagal menyimpan, mencopy dan tidak bisa booting ke dalam windows adalah hal yang sering terjadi pada hardisk bermasalah.

Untuk mencegah berbagai permasalahan diatas, maka ada baiknya kita melakukan perawatan-perawatan terhadap hardisk agar nantinya tidak terjadi masalah, namun sebelum itu mari kita simak apa saja penyebab sehingga hardisk mengalami masalah?

Penyebab Hardisk Rusak/Bermasalah

1. Panas Berlebih (Over Heat)

Semua perangkat elektronik tentunya menggunakan tenaga listrik sebagai sumber tenaga utama untuk dapat digunakan, dan tenaga listrik itu dialirkan pada komponen logam yang terdapat pada perangkat elektronik tersebut. Memang hal itu sangat efektif, namun ada "efek samping" yang akan ditimbulkan oleh komponen logam pada perangkat elektronik tersebut yaitu perubahan energi listrik ke energi panas(kalor). Panas pada perangkat elektronik dapat menyebabkan penurunan kinerja bahkan merusak komponen di dalamnya.

2. Penggunaan Yang Berlebihan

Komputer atau laptop yang digunakan secara terus menerus dan dalam waktu yang lama akan membuat komponen-komponen yang ada di dalamnya cepat rusak termasuk hardisk, hal ini yang juga menjadi penyebab hardisk dapat mengalami masalah.

3. Termakan Usia

Setiap benda memang ada masanya usang, tidak terkecuali hardisk, dan ini merupakan faktor alamiah setiap benda yang telah digunakan. 

4. Terjatuh Atau Terbentur

Hardisk adalah sebuah perangkat yang komponen utamanya berbentuk sebuah disk(cakram), posisi cakram tersebut sangat sensitif jika terjatuh atau terbentur. maka kemungkinan besar akan terjadi kerusakan pada cakram di dalamnya dan akhirnya hardisk menjadi rusak.

5. Installasi Yang Berlebihan

Installasi atau memasang aplikasi pada komputer atau laptop secara berlebihan, jika hal ini dilakukan maka kemungkinan akan dapat menyebabkan aktivitas dan kinerja hardisk menjadi menurun, seperti transfer file, akses media, kecepatan membaca file. 

6. Komputer Sering Mati Seketika

Saat laptop mengalami hang (not responding) pengguna biasanya mematikan laptop secara paksa, dengan cara menekan tombol power dan menekannya agak lama sehingga laptop mati atau dengan kata lain dimatikan secara paksa (force shutdown). Saat laptop mati, cakram di dalam hardisk yang tadinya berputar dengan sangat cepat hingga 10.000 putaran per menit tiba tiba berhenti, dan tentu saja bila hal ini dilakukan secara terus menerus maka hardisk akan berpotensi mengalam kerusakan.

Cara Memperbaiki Hardisk

1. Jika komputer atau laptop mengalami panas berlebih (over heat) bisa di atasi dengan menggunakan kipas (cooling pad) untuk menstabilkan suhu di dalamnya.

2. Pada komputer yang memang diharuskan untuk tetap menyala, seperti komputer server maka maka pemeriksaan dan perawatan akan dilakukan dengan prosedur khusus, misalnya dengan melakukan jadwal pemeriksaan pada tiap hardisk yang digunakan.

3. Antisipasi kehilangan data karena kerusakan hardisk dengan melakukan backup data jika dirasa hardisk sudah tua dan lemah. Anda dapat memeriksa kondisi kesehatan hardisk dengan menggunakan software (perangkat lunak) seperti HDD Sentinel. Aplikasi ini dapat mengetahui usia hardisk dan kondisi kesehatannya.

4. Untuk penyebab yang satu ini ada baiknya hardisk anda dibawa ke tukang service, karena biasanya jika hardisk terjatuh akan mengalami kerusakan fisik pada cakram, dan untuk memperbaikinya dibutuhkan ahli yang benar benar bisa. Namun jika anda memiliki pengetahuan maka hal ini dapat dicoba.

5. Memasang apilkasi secara berlebih dapat menimbulkan masalah lemot pada hardisk, hal ini dapat di atasi dengan memasang aplikasi yang sesuai kebutuhan dan uninstall aplikasi aplikasi yang jarang atau tidak digunakan. Tips lain, saat installasi laptop atau komputer usahakan Local Disk C (System) ukurannya di atas 100 GB (Jika menginstall aplikasi banyak).

6. Tunggulah beberapa waktu jika komputer mengalami hang (not responding), namun bila terasa lama anda dapat menekan tombol Ctrl + Alt + Del (Task Manager) secara bersamaan dan hentikan proses yang sedang berjalan.

Cara Memperbaiki Hardisk Bad Sector

Mengatasi hardisk bad sector terbilang susah – susah gampang, masalah yang dihadapi pun berbeda – beda, kerusakan hardisk bad sector terpisah menjadi dua bagian, yaitu bad sector logic dan bad sector fisik.

Bad sector logic
Hal yang mungkin dapat diperbaiki dengan software, karena kerusakan di akibatkan errornya sistem partisi karena pemakaian atau karena virus dan masalah sistem lainnya.

Bad sector fisik
Kerusakan pada hardisk yang terlampau fatal, dikarenakan piringan (cakram) dari hardisk maupun komponen-komponen yang terdapat didalam hardisk mengalami kerusakan atau cacat. Disarankan untuk mengganti hardisk baru, atau dibawa ke tempat service hardisk.

Langkah – langkah memperbaiki hardisk bad sector

Kerusakan yang sering terjadi dikarenakan piringan penyimpan data dalam hardisk sangat rentan untuk rusak, ditambah lagi perawatan yang kurang di perhatikan membuat hal ini terjadi.

Untuk mengetahui perbedaan bad sector logic dan fisik, kita bisa mencoba dengan mengatasi bad sector logic terlebih dahulu dengan cara memformat hardisk menggunakan software low level format, berfungsi untuk mengembalikan sector – sector hardisk seperti baru dan menghapus system partisi yang kacau.


Terdapat beberapa hal yang harus kita persiapkan terlebih dahulu:

1.Pertama siapkan pc.
2.Pasang hardisk yang rusak pada pc, jadi 2 hardisk terpasang pada 1 pc.
3.Setelah itu, download software untuk memperbaiki hardisk disini.
4.Pilih ‘Download Windows Installer’.
5.kemudian install software tersebut.
6.Sekarang buka software low level format, lalu pilih nama hardisk yang akan di format.
7.Klik  continue lalu Pilih Low Level Format dan klik Format This Device.
8.Tunggu sampai proses selesai, lama waktunya tergantung dengan spesifikasi komputer yang digunakan.
9.Jika sudah selesai, maka diwajibkan untuk membuat partisi baru, karena hardisk menjadi tanpa partisi lagi seperti saat pertama kita membeli hardisk.

Cara Mengatasi Hardisk Yang Tidak Terbaca

Jika hardisk tidak terbaca, kita dapat mengecek konektor ata atau sata nya, apakah masih bagus atau sudah aus, kemudian mengecek socket ata dan sata pada hardisk dan konektor power supply nya.

Biasanya jika hardisk tidak terbaca, terdapat masalah pada pemasangan yang terlalu longgar atau karena goyangan yang menjadikan kabel tidak terhubung dengan baik. Kemungkinan juga socket yang telah rusak, akibatnya hardisk tidak terdeteksi pada bios.

Cara Merawat Hardisk

1.Jangan pernah mematikan komputer secara mendadak, kecuali jika terpaksa.
2.Hindari putus aliran listrik secara tiba – tiba.
3.lakukan defrag di setiap partisi, 1 atau 2 bulan sekali.
4.Jangan terlalu banyak aplikasi yang terinstall, yang akan berimbas pada beban hardisk.
5.Jangan mengisi hardisk sampai ‘full space’, usahakan masih tersisa space pada hardisk.
6.Hindari jatuhnya hardisk, goyang atau terkena air.